JAKARTA — 18 September 2025 — Pasar bahan kimia pengolahan air Indonesia dinilai USD 795 juta pada 2025 dan diproyeksikan mencapai USD 1.054 juta pada 2030, tumbuh dengan CAGR 5,8%. Segmen pengguna akhir minyak dan gas saja mencatat USD 60 juta pada 2025 dan diperkirakan akan berkembang dengan CAGR 6,2% hingga 2030.
Kalsium klorida memainkan peran sentral dalam ekspansi ini. Dalam operasi lapangan minyak, kalsium klorida memadatkan fluida pengeboran dan menstabilkan tekanan wellbore selama eksplorasi di cekungan matang dan perbatasan Indonesia. Dalam pengolahan air, kalsium klorida mendukung koagulasi, penyesuaian pH, dan pengelolaan kekerasan untuk utilitas municipal dan fasilitas industri. Wilayah Asia-Pasifik memegang sekitar 28,3% pasar kalsium klorida global, dengan Indonesia mewakili bagian signifikan dari permintaan lapangan minyak dan infrastruktur regional.
Urbanisasi pesat, ekspansi industri, dan investasi pemerintah dalam infrastruktur air memperkuat permintaan. Pertumbuhan pasar Indonesia melampaui rata-rata global pengolahan air sebesar 4,5%, mencerminkan kebutuhan mendesak di sektor manufaktur, makanan dan minuman, serta pembangkit listrik.
Membutuhkan kalsium klorida untuk brine lapangan minyak atau operasi pengolahan air di Indonesia? Hubungi kami hari ini untuk pasokan grade industri, harga kompetitif, dan logistik yang andal.

